Cara Mudah Membedakan Isim, Fi‘il, dan Huruf dalam Bahasa Arab
Semua kata dalam bahasa Arab dapat dimasukkan ke salah satu dari tiga kelompok: isim, fi‘il, atau huruf. Jika pembagian ini dikuasai, kita lebih mudah menentukan arti, membaca harakat akhir, dan memahami susunan kalimat Arab.
1. Isim: tidak hanya berarti nama orang
Isim adalah kata yang menunjukkan manusia, hewan, tumbuhan, benda, tempat, waktu, sifat, atau makna abstrak tanpa terikat waktu. Karena itu, kata “bersih”, “bulan”, dan “kemerdekaan” juga termasuk isim.
رَجُلٌ – أَسَدٌ – زَهْرَةٌ – كِتَابٌ – مَدْرَسَةٌ – شَهْرٌ – نَظِيفٌ – اِسْتِقْلَالٌ
Lelaki – singa – bunga – buku – sekolah – bulan – bersih – kemerdekaan.
Lima tanda isim yang paling mudah
| Tanda | Contoh | Cara mengenalinya |
|---|---|---|
| Menerima tanwin | كِتَابٌ – رَجُلًا – بَيْتٍ | Akhir kata dapat berbunyi -un, -an, atau -in. |
| Dimasuki ال | الْكِتَابُ – الْمَدْرَسَةُ | Ada al- yang membuat maknanya lebih tertentu. |
| Didahului huruf jar | فِي الْبَيْتِ – إِلَى الْمَسْجِدِ | Setelah فِي، مِنْ، إِلَى، عَلَى، عَنْ، بِـ، لِـ، كَـ, kata berikutnya adalah isim. |
| Didahului panggilan يَا | يَا مُحَمَّدُ – يَا طَالِبُ | Kata yang dipanggil adalah isim. |
| Menjadi sandaran berita | الْكِتَابُ مُفِيدٌ | “Buku itu” menjadi sesuatu yang diberitakan: bermanfaat. |
2. Fi‘il: kata yang membawa waktu
Fi‘il menunjukkan pekerjaan atau kejadian sekaligus waktunya. Berdasarkan waktu dan bentuknya, fi‘il dibagi menjadi tiga.
| Jenis | Makna waktu | Contoh | Arti |
|---|---|---|---|
| Fi‘il māḍī | Sudah terjadi | كَتَبَ | Dia laki-laki telah menulis. |
| Fi‘il muḍāri‘ | Sedang atau akan terjadi | يَكْتُبُ | Dia laki-laki sedang/akan menulis. |
| Fi‘il amr | Perintah | اُكْتُبْ | Tulislah! |
Tanda fi‘il yang praktis
- Ta’ pelaku dapat bersambung dengan fi‘il māḍī: كَتَبْتُ (aku telah menulis), كَتَبْتَ (kamu laki-laki telah menulis).
- Ta’ ta’nīts sākinah dapat bersambung pada akhir fi‘il māḍī: كَتَبَتْ فَاطِمَةُ (Fatimah telah menulis).
- Fi‘il muḍāri‘ lazim diawali salah satu huruf أ، ن، ي، ت: أَكْتُبُ، نَكْتُبُ، يَكْتُبُ، تَكْتُبُ.
- Yā’ mukhāṭabah dapat bersambung dengan muḍāri‘ atau amr untuk perempuan: تَكْتُبِينَ، اُكْتُبِي.
- Qad, sīn, dan saufa membantu mengenali fi‘il: قَدْ كَتَبَ، سَيَكْتُبُ، سَوْفَ يَكْتُبُ.
- Nun taukīd dapat menegaskan muḍāri‘ atau amr: لَيَكْتُبَنَّ، اُكْتُبَنَّ.
3. Huruf: maknanya muncul bersama kata lain
Huruf dalam pembagian kata bukan sekadar huruf abjad seperti alif atau bā’. Yang dimaksud ialah kata tugas yang menghubungkan atau memberi pengaruh makna kepada kata lain.
| Huruf | Fungsi sederhana | Contoh | Arti |
|---|---|---|---|
| فِي | Menunjukkan “di dalam” | فِي الْبَيْتِ | Di dalam rumah. |
| مِنْ | Menunjukkan “dari” | مِنَ الْمَسْجِدِ | Dari masjid. |
| هَلْ | Membentuk pertanyaan | هَلْ فَهِمْتَ؟ | Apakah kamu sudah paham? |
| لَمْ | Meniadakan perbuatan lampau | لَمْ يَذْهَبْ | Dia tidak pergi. |
| وَ | Menghubungkan | زَيْدٌ وَعَلِيٌّ | Zaid dan Ali. |
Huruf tidak dikenali melalui tanda tanwin, ال, atau tanda khusus fi‘il. Cara praktisnya: jika kata itu bukan isim dan bukan fi‘il, serta berfungsi menghubungkan atau memengaruhi kata lain, biasanya ia adalah huruf.
Cara memeriksa sebuah kata dalam 10 detik
- Coba cari tanda isim: tanwin, ال, huruf jar, atau panggilan يَا.
- Jika tidak ada, periksa apakah kata menunjukkan pekerjaan beserta waktu atau berbentuk perintah.
- Periksa tanda fi‘il seperti تْ di akhir māḍī, huruf muḍāra‘ah, سَـ, سَوْفَ, atau yā’ mukhāṭabah.
- Jika bukan keduanya dan berfungsi sebagai penghubung/kata tugas, masukkan sebagai huruf.
Bedah satu kalimat
كَتَبَ الطَّالِبُ الدَّرْسَ فِي الْفَصْلِ
Artinya: Siswa itu telah menulis pelajaran di dalam kelas.
| Kata | Jenis | Alasannya |
|---|---|---|
| كَتَبَ | Fi‘il māḍī | Menunjukkan perbuatan menulis yang telah terjadi. |
| الطَّالِبُ | Isim | Menerima ال dan merupakan pelaku. |
| الدَّرْسَ | Isim | Menerima ال; merupakan sesuatu yang ditulis. |
| فِي | Huruf jar | Memberi makna “di dalam” dan menyebabkan isim sesudahnya majrūr. |
| الْفَصْلِ | Isim | Didahului huruf jar فِي dan menerima ال. |
Latihan cepat
Tentukan jenis setiap kata berikut: isim, fi‘il, atau huruf.
- مُعَلِّمٌ
- إِلَى
- ذَهَبَ
- الْمَدْرَسَةُ
- سَيَرْجِعُ
- هَلْ
- يَا عَلِيُّ
- اِقْرَأْ
Lihat kunci jawaban dan alasan
- Isim: menerima tanwin.
- Huruf: huruf jar yang berarti “ke”.
- Fi‘il māḍī: berarti “telah pergi”.
- Isim: menerima ال.
- Fi‘il muḍāri‘: didahului سَـ, berarti “akan kembali”.
- Huruf: kata tanya “apakah”.
- يَا adalah huruf panggilan; عَلِيُّ adalah isim.
- Fi‘il amr: perintah “bacalah!”.
Kesalahan pemula yang perlu dihindari
- menganggap semua isim adalah benda yang dapat disentuh;
- menganggap semua kata berawalan م pasti isim;
- menganggap semua kata berawalan ت pasti fi‘il;
- menyamakan huruf sebagai kata tugas dengan huruf hijaiyah;
- menuntut sebuah isim memiliki semua tanda sekaligus; dan
- menghafal istilah tanpa mencoba membedah kalimat.
Kesimpulan
Jangan mulai dengan menghafal puluhan tanda. Kuasai dahulu pola inti: isim menerima tanda nama/benda, fi‘il membawa pekerjaan dan waktu, sedangkan huruf menghubungkan atau memengaruhi kata lain. Setelah itu, biasakan mengambil satu kalimat Arab dan memberi label pada setiap katanya.
Sebenarnya tanda tanda isim ad banyak,bahkan ad yg menghitungnya sampai 30 tanda(Al kawakib ad durriyyah,hal.31)
BalasHapusTerima kasih ini sangat bermanfaat min. Sebenarnya tanda kalimat isi itu samgatlah banyak ada yang mengatakan 30 sebagaimana yang telah di paparkan di sini https://bit.ly/3aTWaDu
BalasHapusTerimakasih ilmunya sangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih sudah berbagi ilmunya.,
BalasHapusPintu Kamar Mandi
Jendela Kamar Mandi
Ukuran Pintu