Langsung ke konten utama

Materi Terbaru

Menampilkan postingan dengan label ULP/UKPBJ

“Pengalaman Sebelum Lulus Kuliah, Apakah Dapat Dihitung? Kajian pada Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi Konstruksi”

Pengalaman Sebelum Lulus Kuliah, Apakah Dapat Dihitung? Kajian Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi Konstruksi Salah satu persoalan yang cukup sering muncul dalam evaluasi pengadaan jasa konstruksi adalah ketika seorang personel mempunyai pengalaman pekerjaan yang panjang, tetapi sebagian pengalaman tersebut diperoleh sebelum yang bersangkutan lulus dari pendidikan yang kemudian digunakan sebagai dasar kompetensinya . Misalnya, seseorang telah bekerja pada proyek sejak tahun 2018, tetapi baru lulus D3 atau S1 Teknik Sipil pada tahun 2021. Dalam tender atau seleksi tahun 2026, penyedia mencantumkan pengalaman personel tersebut sejak tahun 2018. Pertanyaannya sederhana, tetapi jawabannya tidak boleh disederhanakan: Apakah pengalaman pekerjaan sebelum lulus kuliah dapat dihitung sebagai pengalaman yang memenuhi persyaratan? Untuk menjawabnya, perlu dibedakan dua rezim pengadaan jasa konstruksi: Pekerjaan Konstruksi ; dan Jasa Konsultansi Konstruksi. Keduanya me...

Kontrak Lumsum: Volume BOQ Berbeda dengan Hasil MC-0, Bolehkah Adendum Tambah-Kurang?

Kontrak Lumsum: Volume BOQ Berbeda dengan Hasil MC-0, Bolehkah Adendum Tambah-Kurang? Dalam pekerjaan konstruksi dengan kontrak lumsum , sering ditemukan perbedaan antara volume dalam BOQ dengan hasil pengukuran pada saat MC-0. Contoh sederhana BOQ kontrak: 100 meter Hasil MC-0: 115 meter Apakah selisih 15 meter tersebut dapat langsung dijadikan pekerjaan tambah dan nilai kontraknya ditambah? Jawaban singkat: tidak otomatis. Pada kontrak lumsum, yang harus diperiksa bukan sekadar apakah volume BOQ berbeda dengan hasil MC-0. Pertanyaan yang lebih penting adalah mengapa volume tersebut berbeda dan apakah perbedaan itu menyebabkan berubahnya ruang lingkup, gambar, spesifikasi teknis, atau keluaran yang diperjanjikan? Inilah titik penting untuk membedakan antara selisih kuantifikasi dalam kontrak lumsum dan perubahan kontrak yang memang memiliki dasar untuk dilakukan . 1. Kontrak Lumsum Bukan Kontrak Harga Satuan Pasal 27 Peraturan Presiden Nomor 16...

Penyedia Palugada di Katalog di E-Katalog

STUDI KASUS E-PURCHASING Penyedia Palugada di E-Katalog: Bagaimana Memastikan Barang Benar-Benar Ada dan Penyedia Mampu? Panduan praktis PPK dan Pejabat Pengadaan memeriksa produk, sumber pasokan, kemampuan penyedia, jadwal pengiriman, dan layanan sebelum membuat pesanan. Seorang Pejabat Pengadaan menemukan produk alat kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan PPK di Katalog Elektronik. Perusahaan yang menayangkan produk tersebut ternyata juga menjual komputer, alat tulis kantor, peralatan kebersihan, furnitur, dan material bangunan. Ketika ditanya tentang alat kesehatan yang akan dibeli, perusahaan menjawab: "Barangnya ada, Pak. Jumlah berapa pun kami usahakan. Kami siap kirim sesuai kebutuhan." Jawaban itu terdengar meyakinkan. Namun, apakah cukup untuk memastikan bahwa perusahaan benar-benar mampu memenuhi pesanan? Bagaimana jika setelah Surat/Bukti Pesanan ...
← Sebelumnya Memuat halaman… Berikutnya →

Komunitas Pembelajar

Ikuti Sukri Almarosy

Jadilah bagian dari komunitas pembelajar PBJ, kepemimpinan, dan pengembangan kompetensi ASN. Dengan menjadi follower, materi terbaru lebih mudah ditemukan melalui Daftar Bacaan Blogger Anda.

  • Mengetahui pembaruan artikel dan materi pembelajaran lebih cepat.
  • Mudah kembali ke panduan PBJ, simulasi, dan pembahasan terbaru.
  • Gratis, aman melalui akun Google, dan dapat berhenti mengikuti kapan saja.

✓ Menjadi Followers

Klik tombol di bawah, masuk dengan akun Google, lalu pilih mengikuti secara publik atau anonim.

✓ Ikuti di Blogger Nama dan foto profil hanya tampil jika Anda memilih mengikuti secara publik.

Mulai Belajar Hari Ini

Pengetahuan yang tepat membuat kita bekerja lebih tenang dan profesional.

Jelajahi Rumah Belajar ASN