Langsung ke konten utama

Membuat Pre-test dan Post-test pada Pelatihan secara online melalui google form

Sebagai Fasilitator atau Trainer dalam mengajar perlu semaksimal mungkin untuk melakukan transfer pengetahuan. salah satu cara untuk mengetahui tingkat keberhasilan adalah melalui pre-test dan post-test. 
Pada tulisan kali ini, akan kami sampaikan tutorial membuat pre-test dan post-test melalui google form. 

Dengan menggunakan pre-test dan post-test melalui google form, maka membuat lebih praktis dan nilai peserta langsung dapat direkap. Dapat dibuat analisa disoal mana yang paling banyak salah yang berarti belum dipahami peserta.

Pre test diberikan dengan maksud untuk mengetahui apakah ada diantara peserta yang sudah mengetahui mengenai materi yang akan diajarkan. Pre test juga bisa di artikan sebagai kegiatan menguji tingkatan pengetahuan peserta terhadap materi yang akan disampaikan, kegiatan pre test dilakukan sebelum kegiatan pengajaran diberikan. Adapun manfaat dari diadakannya pree test adalah untuk mengetahui kemampuan awal peserta mengenai pelajaran yang disampaikan. Dengan mengetahui kemampuan awal peserta ini, fasilitator akan dapat menentukan cara penyampaian pelajaran yang akan di tempuhnya nanti.

Post test merupakan bentuk pertanyaan yang diberikan setelah pelajaran/materi telah disampaikan. Singkatnya, post test adalah evalausi akhir saat materi yang di ajarkan pada hari itu telah diberikan yang mana seorang fasilitator memberikan post test dengan maksud apakah peserta sudah mengerti dan memahami mengenai materi yang baru saja diberikan pada hari itu. Manfaat dari diadakannya post test ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan yang dicapai setelah berakhirnya penyampaian pelajaran. Hasil post test ini dibandingkan dengan hasil pre test yang telah dilakukan sehingga akan diketahui seberapa jauh efek atau pengaruh dari pengajaran yang telah dilakukan, disamping sekaligus dapat diketahui bagian bagian mana dari bahan pengajaran yang masih belum dipahami oleh sebagian besar peserta.
Langkah-langkah membuat form:
  1. Buka (Login) gmail anda (kalau belum punya, bikin dulu).
  2. Buka google drive (bisa ke http://drive.google.com)
  3. Klik tombol baru (atau kalau bhs inggrisnya New)
  4. akan muncul menu drop down, pilih lainnya, pilih google formulir

  5. Setelah itu pilih settings untuk pengaturan model soal
  6. Selanjutnya muncul tampilan sebagai berikut:

    Klik "Quizzes"
  7. Selanjutnya muncul tampilan sebagai berikut:

    aktifkan "Make this aquiz" seperti tanda panah diatas, kemudian crool ke bawah.

    Untuk pre test hilangkan centang “missed questions” dan “correct answers”, untuk post test semua centang diaktifkan seperti pada gambar. Kemudian “Save”.
  8. Pengaturan Soal:
    Untitled form diganti dengan judul Pre-test atau post-test, kemudian dibawahnya diberi deskripsi, waktu dan tata cara menjawab. Setelah aktifkan “required” yang berarti harus diisi.

  9. Untitled Question diisi dengan soal-soal, dimana yang pertama biasanya adalah “nama” kemudian “instansi”. Kemudian pilihan type jawaban adalah “short answer”

    Untuk soal selanjutnya adalah isi dari pre-test atau post-test, yang berupa “benar” atau “salah” dan “pilihan ganda” dengan memilih tipe soal “multiple choice”.
    Untuk menambah jawaban klik “Add Option”
  10. Pengaturan Kunci Jawaban dan Score, Klik “Answer Key”

    Isi nilai atau score tiap soal, kemudian aktifkan jawaban yang benar. Untuk menambah soal klik tanda +.

  11. untuk alamat linknya, silahkan klik send. Akan muncul tampilan sebagai berikut:

    Klik "Copy"
    Hasil link :
    https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfU9-cdvviUl1dE669iiD-yd_xrs9oqqM92ONWP-x62lEr35Q/viewform?usp=sf_link
  12. Selesai, selamat mencoba

    Hasil link yang dihasilkan sangat panjang, untuk membuat simpel maka menggunakan bitly. ini akan dibahas pada artikel berikutnya.






Komentar

  1. terima kasih...pemula seperti saya terbantu sangat

    BalasHapus
  2. berguna bgt...sy yg emak2 kbgian tgs bikin bgni nu webinar kami terimakasih.arahan jelas

    BalasHapus
  3. Untuk penelitian eksperimen apakah bisa menggunakan cara sperti ini??

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Latihan Soal Materi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Setelah mengikuti pelatihan PBJP tingkat dasar dengan 9 jenis materi selama 40 JP, maka silahkan melakukan latihan soal untuk persiapan ujian.

1.Tes Materi 1 Ketentuan Umum
2.Tes Materi 2 Tujuan, Kebijakan, Prinsip, dan Etika PBJ
3.Tes Materi 3 Pelaku PBJ
4.Tes Materi 4 PBJ Elektronik,SDM,Kelem,Pengaduan
5.Tes Materi 5  Perencanaan PBJ
6.Tes Materi 6 Persiapan PBJ
7.Tes Materi 7 Pelaksanaan Swakelola
8.Tes Materi 8 Pelaksana PBJ melalui Penyedia
9.Tes Materi 9 Pengadaan Khusus

Ketentuan Ujian:
No Bentuk Soal Jumlah Soal Skor Nilai
1 Benar/Salah (B/S) 25 25*2 = 50
2 Pilihan Ganda 55 55*3 = 165
3 Pilihan ganda (Studi Kasus) 10 10*4 = 40
Jumlah 90 255
*Passing grade 167
 Waktu yang diberikan untuk menjawab soal ini yaitu 120 menit.

Persyaratan Kualifikasi Penyedia Berdasarkan Pepres 16 Tahun 2018

Dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 dan Peraturan Lembaga Nomor 9 Tahun 2018 terdapat beberapa berbedaan persyaratan kualifikasi.



Persyaratan Kualifikasi Penyedia Berdasarkan Pepres 16 Tahun 2018 Pokja Pemilihan menyusun persyaratan Penyedia dengan memperhatikan jenis barang/jasa, nilai Pagu Anggaran, dan ketentuan yang berkaitan dengan persyaratan Pelaku Usaha barang/jasa tertentu yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang.
Dalam menentukan persyaratan Penyedia, Pokja Pemilihan dilarang menambah persyaratan kualifikasi yang diskriminatif dan tidak objektif yang dapat menghambat dan membatasi keikutsertaan Pelaku Usaha dalam proses pemilihan.
Pokja Pemilihan menyusun persyaratan kualifikasi untuk memastikan Pelaku Usaha yang akan menjadi Penyedia barang/jasa mempunyai kemampuan untuk menyediakan barang/jasa. Persyaratan kualifikasi terdiri dari persyaratan administrasi/legalitas, teknis, dan keuangan.

PjPHP/PPHP dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018

Pada Peraturan LKPP nomor 15 Tahun 2018 tentang Pelaku Pengadaan Barang/Jasa terdiri dari 9 (sembilan) pelaku yaitu:
a. PA;
b. KPA;
c. PPK;
d. Pejabat Pengadaan;
e. Pokja Pemilihan;
f. Agen Pengadaan;
g. PjPHP/PPHP;
h. Penyelenggara Swakelola; dan
i. Penyedia.

Salah satu perubahan istilah dari Perpres nomor 54 Tahun 2010 ke Perpres nomor 16 Tahun 2018 adalah perubahan istilah dan perubahan defenisi dari PjHP/PPHP.
A. Perubahan Defenisi PPHP/PjPHP
Pada Perpres nomor 54 Tahun 2010, PPHP/PjPHP adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. Poinnya ada pada memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. Artinya diperlukan pemeriksaan fisik hasil pekerjaan dilapangan kemudian ditindaklanjuti dengan menerimaan hasil pekerjaan dari Penyedia.
Pada Perpres nomor 16 Tahun 2018, Pejabat Pemeriksa Hasil Pekerjaan yang selanjutnya disingkat PjPHP adalah pejabat administrasi/pejabat fungsional/personel yang bertugas memeriksa administrasi hasil pek…