Seri Belajar Nahwu dan Sharaf: 20 Artikel Bertahap
Nahwu menjelaskan fungsi kata dalam kalimat; Sharaf menjelaskan bentuk dan perubahan kata. Pelajari artikel sesuai urutan.
Bagian Nahwu
- Cara Mudah Membedakan Isim, Fi‘il, dan Huruf
- Jumlah Mufidah: Kapan Susunan Arab Menjadi Kalimat Sempurna?
- Isim Nakirah dan Ma‘rifat: Dari Sebuah Buku Menjadi Buku Itu
- Mubtada’ dan Khabar: Cara Membaca Jumlah Ismiyyah
- Fā‘il dan Nā’ibul-Fā‘il: Menemukan Pelaku Kalimat
- Lima Maf‘ul: Objek, Penegas, Waktu, Alasan, dan Kebersamaan
- Ḥāl dan Tamyīz: Sama-Sama Manshūb, Beda Fungsi
- Istitsnā’: Memahami Pengecualian dengan إِلَّا
- Munādā: Cara Benar Memanggil dalam Bahasa Arab
- Kāna, Inna, dan Af‘ālul-Muqārabah
- Tawābi‘: Na‘at, ‘Athaf, Taukid, dan Badal
- Fi‘il Lāzim dan Muta‘addī: Apakah Fi‘il Membutuhkan Objek?
Bagian Sharaf
- Al-Mīzān ash-Sharfī: Menimbang Kata dengan ف ع ل
- Isim Shahih Akhir, Maqshūr, Manqūsh, dan Mamdūd
- Membentuk Fi‘il Māḍī, Muḍāri‘, dan Amr
- Mujarrad dan Mazīd: Akar Kata serta Huruf Tambahan
- Isim Fā‘il, Isim Maf‘ūl, dan Shīghah Mubālaghah
- Isim Ālat serta Isim Makān dan Zamān
- Fi‘il Shahih dan Mu‘tal: Mitsāl, Ajwaf, Nāqish, dan Lafīf
- I‘lāl dan Ibdāl: Mengapa Huruf Arab Bisa Berubah?
Rujukan pengembangan
Tema dikembangkan dari kaidah nahwu-sharaf yang masyhur, termasuk Mulakhkhaṣ Qawā‘id al-Lughah al-‘Arabiyyah karya Fu’ād Ni‘mah. Penjelasan dan contoh disusun ulang untuk pembelajar Indonesia nonpesantren.
Komentar
Posting Komentar